Zona Supply/Demand
Panduan ini menjelaskan cara memantau sebuah zona supply atau demand lewat tab /zona. Anda menyiapkan zonanya, lalu bot menunggu harga menyentuh zona itu dan masuk dengan stop-loss, target, dan ukuran yang sudah Anda tentukan. Order diteruskan langsung ke akun bursa Anda lewat API key Anda sendiri.

1. Arah dan preset detektor
Section titled “1. Arah dan preset detektor”- Long atau Short. Zona demand dipantau untuk Long, zona supply untuk Short.
- Preset detektor. Mengatur seberapa ketat zona dianggap valid:
- Conservative: ketat, hanya setup A+.
- Balanced: default, setup A dan B.
- Aggressive: lebih banyak sinyal, semua setup valid.
- Permissive: eksplorasi, paling banyak zona untuk analisis awal.
2. Dua cara memperoleh zona: Add Zone atau Auto-detect
Section titled “2. Dua cara memperoleh zona: Add Zone atau Auto-detect”Sakelar di baris pair menentukan sumber zona.
- Add zone. Anda menentukan sendiri batas bawah dan atas zona (Zone low dan Zone high).
- Auto-detect. Bot memindai chart untuk zona Supply/Demand, lalu Anda memilih pair dari watchlist, hingga 50 pair. Detektor juga menyalakan overlay di chart yang menandai zona-zona itu.
3. Pengaturan zona
Section titled “3. Pengaturan zona”- Timeframe. Candle yang dipakai untuk membaca zona.
- Zone low dan Zone high. Batas bawah dan atas zona (saat menambah manual).
- Wick filter. Bila aktif, pemicuan butuh wick candle menyentuh area lalu menutup kembali menjauh, bukan sekadar tersentuh, sehingga menyaring pemicuan palsu.
- Masa berlaku (Expire). Bila zona belum terpicu sampai batas waktu, ia dibatalkan otomatis.
4. Take-profit: Split atau Fixed
Section titled “4. Take-profit: Split atau Fixed”- Split. Dua target, TP1 dan TP2, dengan penutupan bertahap (scale-out).
- Fixed. Satu target saja (TP1), sekali keluar.
- Rasio TP. Target diatur sebagai rasio risk-reward, misalnya TP1 1:2 dan TP2 1:3, yaitu kelipatan jarak stop.
5. Stop-loss otomatis dari ATR, tepat di luar zona
Section titled “5. Stop-loss otomatis dari ATR, tepat di luar zona”Stop-loss disusun otomatis dari ATR, ukuran volatilitas pasar yang sebenarnya, dan ditempatkan tepat di luar zona:
- Untuk zona demand (Long), stop berada di bawah zona.
- Untuk zona supply (Short), stop berada di atas zona.
Jaraknya kira-kira setengah tinggi zona ditambah buffer ATR, jadi stop duduk di luar riak harga normal sekaligus di luar zona, bukan di dalamnya. Ini menjaga posisi tidak mudah tersapu selama harga masih menghormati zona. Stop-loss dipasang langsung di sisi bursa, jadi tetap berlaku meski koneksi bot terputus.
6. Ukuran dan pasang
Section titled “6. Ukuran dan pasang”- Risiko dan leverage. Pilih persentase risiko per trade (0,5% sampai 10%); ukuran posisi dihitung dari risiko itu dibagi jarak stop. Leverage tampil di sebelahnya.
- Pasang zona. Tekan Pasang Demand Zone atau Pasang Supply Zone. Zona menjadi pending di bursa sampai harga menyentuhnya atau masa berlakunya habis.
Catatan
Section titled “Catatan”Trading crypto futures berisiko tinggi, termasuk kemungkinan kehilangan sebagian atau seluruh modal. Deteksi zona adalah alat bantu analisis, bukan jaminan; keputusan memasang dan menjalankan tetap sepenuhnya di tangan Anda.