Lewati ke konten

Bot Telegram

Trader Pending bermula sebagai bot Telegram, dan Telegram tetap menjadi antarmuka trading penuh, bukan sekadar kanal notifikasi. Dari dalam chat Anda dapat membuka posisi, menempel sinyal, menandai zona, mengelola posisi yang berjalan, memasang alert, dan menyetel preferensi. Semua berjalan lewat API key bursa Anda sendiri, jadi dana tetap berada di akun bursa Anda.

Telegram dan aplikasi web adalah dua muka dari satu akun. Anda login ke Trader Pending lewat aplikasi web, lalu menghubungkan Telegram satu kali; setelah itu keduanya berbagi data yang sama. Telegram bukan metode login, melainkan permukaan untuk bertindak cepat. Cara menghubungkannya ada di Hubungkan Telegram.

Profil bot @traderpendingbot di Telegram: Market Monitoring & Trading Assistant

Dua hal disiapkan sekali di aplikasi web, bukan di dalam chat:

  • API key. Dimasukkan di aplikasi web dan tidak pernah diketik di dalam chat. Lihat Hubungkan API key.
  • Menghubungkan Telegram. Dilakukan dari Settings di aplikasi web. Lihat Hubungkan Telegram.

Setelah akun terhubung dan penyiapan di web selesai, ketik /start dan bot langsung membuka Dashboard. Anda tidak perlu memasukkan API key lagi di chat.

Ada dua cara menavigasi, dan keduanya membuka panel yang sama:

  • Tombol menu. Deretan tombol di bawah kolom chat. Menu utama berisi Trade, Posisi, Chart, Alert, Setting, dan Lainnya. Di dalam Lainnya ada Signal, Zona, Indikator, Strategy, dan Watchlist Pair.
  • Perintah. Ketik langsung, misalnya /start untuk dashboard, lalu /trade, /signal, /zona, /alert, /settings, dan /help.

Submenu Lainnya di bot Telegram: tombol Signal, Zona, Indicator, Strategy, dan Watchlist Pair

Ketiga cara masuk menghitung ukuran posisi otomatis dari risiko yang Anda tetapkan (persentase risiko dikali saldo dibagi jarak stop), menghormati aturan satu pair satu posisi, dan diteruskan ke bursa lewat API key Anda.

Pilih pair, lalu arah Long atau Short, tentukan stop-loss (Auto dari struktur harga dan ATR, atau Manual), dan isi target hingga tiga. Bot menampilkan pratinjau berisi harga masuk, ukuran, risiko dalam USDT, persentase risiko, dan rasio risk-reward. Tekan Execute dan posisi dibuka pada harga pasar. Bila rasio risk-reward di bawah 1, bot memberi peringatan tetapi tetap mengizinkan eksekusi. Rincian panel dan cara membaca konsekuensinya ada di Order manual.

Panel /trade di bot Telegram: ketik pair di kolom pesan atau pilih dari daftar

Untuk masuk dengan Entry, stop-loss, dan target yang Anda tentukan sendiri. Jalankan wizardnya, atau tempel teks sinyal dari kanal dan bot membaca simbol, arah, entry, stop, dan target secara otomatis, mengenali format Indonesia maupun Inggris. Anda memilih Market untuk eksekusi langsung, atau Pending untuk menunggu harga menyentuh entry. Pada eksekusi pasar, order dengan selisih harga (slippage) di atas 2 persen ditolak; untuk entry berupa rentang harga tersedia pilihan cara masuk. Panduan lengkap: Trading dari sinyal.

Wizard /signal langkah 1 dari 5 di bot Telegram: pilih pair, atau tempel sinyal dari kanal

Bot mendeteksi zona supply dan demand pada pair pilihan, menampilkannya sebagai lapisan di chart, lalu mendaftarnya lengkap dengan arah dan tingkat keyakinan. Anda memilih zona yang diinginkan, mengatur filter wick dan timeframe, lalu menyimpannya. Sesudah disimpan, bot memantau zona itu dan membuka order hanya bila harga masuk ke zona, muncul kandil penolakan (jika filter wick aktif), rasio risk-reward memadai, dan belum ada posisi di pair tersebut. Ini bukan trading otomatis diam-diam: Anda yang memilih dan menyimpan zonanya, bot sekadar menjalankan keputusan itu. Rincian: Zona Supply/Demand.

Auto-detect zona di bot Telegram: pilih pair untuk mulai analisa Supply/Demand

Buka daftar posisi terbuka lewat tombol Posisi. Tiap baris menampilkan harga masuk, harga berjalan, PnL berjalan, stop-loss, dan target pertama. Tap satu posisi untuk melihat detail beserta chart. Dari detail, Anda mengelola posisi tanpa perlu menutup dan membuka ulang:

  • Pindahkan stop ke titik impas (break-even).
  • Tutup sebagian: 25, 50, atau 75 persen.
  • Tutup penuh.
  • Ubah stop-loss atau target.

Tombol Balance menampilkan ringkasan dompet: Equity, Wallet, saldo tersedia, margin terpakai, dan PnL belum direalisasi, ditambah ringkasan PnL hari ini. Data bersifat per-pengguna. Bila Anda belum memasang API key, equity tampil 0, bukan error dan bukan saldo orang lain.

Semua ada di bawah tombol Setting, tersedia sesuai paket Anda:

Panel Setting di bot Telegram: bahasa, tier, risk per trade, dan tombol tiap pengaturan

  • Bahasa. Indonesia atau English.
  • Risiko per trade. Preset 1, 2, 3, atau 5 persen, atau nilai sendiri dalam rentang 0,25 sampai 10 persen. Di atas 3 persen bot memberi peringatan.
  • Leverage. Preset hingga 125x atau nilai sendiri dalam rentang 1 sampai 125x, dengan default 20x. Di atas 20x bot memberi peringatan.
  • Batas trade per hari. 3, 5, 10, tanpa batas, atau nilai sendiri sampai 50.
  • Watchlist pair. Tambah, hapus, atau reset. Simbol dinormalkan otomatis, misalnya bnb menjadi BNBUSDT. Kapasitasnya mengikuti paket.
  • Strategy. Aktifkan detektor dan pilih preset zona supply dan demand: Konservatif, Seimbang, Agresif, atau Permisif.
  • Notifikasi. Nyalakan atau matikan tiap jenis pemberitahuan, deteksi otomatis, dan jeda berita.
  • Bursa dan API key. Berpindah antar bursa yang sudah terhubung. Menambah API key baru dilakukan di aplikasi web.

Sepanjang posisi berjalan, bot mengirim pemberitahuan otomatis: masuk posisi, target tersentuh, stop dipindah ke titik impas, hingga stop atau target penuh tercapai, dan ringkasan harian pada akhir hari. Tiap jenis dapat Anda atur di Setting.

Panel alert di bot Telegram: daftar price alert dan zone alert auto-detect, dengan tombol tambah alert

Anda juga dapat memasang alert sendiri:

  • Price alert. Pilih pair dan harga target, tentukan lintas ke atas atau ke bawah, lalu bot memberi tahu saat tersentuh dan menonaktifkan alert itu sekali jalan.
  • Zone alert. Berlangganan deteksi zona pada pair dan timeframe pilihan, dan bot mengirim pemberitahuan lengkap dengan gambar chart saat zona baru terbentuk. Tersedia mulai paket Hybrid.
  • Jeda berita. Aktif secara default. Menjelang rilis berita ekonomi berdampak tinggi, bot memberi peringatan dan menjeda price serta zone alert sementara, agar Anda tidak terpicu oleh lonjakan sesaat.

Bila platform menjalankan kanal publik, kanal itu menyiarkan zona pilihan yang sudah dikurasi beserta gambar chart. Sifatnya read-only, dan Anda yang memutuskan menindaklanjuti atau tidak.

Kemampuan terbuka bertahap mengikuti paket, dari Free, Hybrid, sampai Pro. Trading manual lewat /trade, /signal, dan /zona tersedia di semua paket. Kapasitas seperti jumlah posisi, watchlist, dan alert, serta fitur lanjutan seperti zone alert, penyesuaian trading, dan sinyal untuk pair di luar watchlist, meningkat pada paket yang lebih tinggi. Batas yang berlaku saat ini selalu ditampilkan di halaman paket dalam aplikasi. Lihat Paket dan Harga.

  • Non-custodial. Bot terhubung lewat API key Anda dengan izin baca dan trading saja, dan tidak memiliki kemampuan menarik dana. Sebaiknya terbitkan key tanpa izin penarikan (withdraw).
  • API key di aplikasi web. Key dimasukkan di web, tidak pernah diketik di dalam chat, dan disimpan dalam bentuk terenkripsi.
  • Satu pair satu posisi. Posisi tidak saling bertabrakan pada pair yang sama.
  • Anti order ganda. Percobaan ulang koneksi tidak menghasilkan order dobel.
  • Berhenti saat data tidak pasti. Bila data instrumen tidak jelas, bot memilih berhenti daripada salah menghitung ukuran.
  • Rute per bursa. Tiap posisi mengingat bursa asalnya, sehingga penutupan selalu diarahkan ke tempat yang benar.

Rincian selengkapnya ada di Kendali & keamanan.

Trading crypto futures berisiko tinggi, termasuk kemungkinan kehilangan sebagian atau seluruh modal. Trader Pending tidak menjanjikan keuntungan dan tidak menyimpan dana Anda. Semua batas risiko bersifat opsional dan sepenuhnya Anda yang menentukan.